Salah satu hambatan terbesar dalam menyelesaikan pendidikan magister adalah proses tesis yang panjang, melelahkan, dan seringkali memakan waktu bertahun-tahun. Mulai dari proposal, seminar proposal, penelitian lapangan, bimbingan yang alot, hingga sidang meja hijau yang menegangkan. Program Magister Hukum Kesehatan (MHKES) Universitas Islam Nusantara menghadirkan terobosan: TANPA TESIS. Tugas akhir diganti dengan Jurnal Ilmiah yang dibimbing secara intensif dan dipublikasikan.
Kebijakan ini memungkinkan mahasiswa lulus lebih cepat, mengurangi stres akademik, dan tetap menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi dunia hukum kesehatan.
Tesis → Jurnal Ilmiah
✅ Tanpa sidang tesis ✅ Bimbingan jurnal dari awal ✅ Publikasi internasiional terakreditasi
Tanpa proses sidang dan revisi tesis yang memakan waktu 6-12 bulan. Fokus langsung ke jurnal.
Tidak ada biaya sidang, biaya jilid tesis berlapis, biaya proofreading, atau biaya ujian meja hijau.
Dosen pembimbing ahli di bidang hukum kesehatan membantu dari nol hingga jurnal siap publikasi.
Jurnal yang terpublikasi menjadi aset akademik dan profesional, berbeda dengan tesis yang hanya tersimpan di perpustakaan.
| Aspek | Program Magister Konvensional (dengan Tesis) | MHKES UNINUS (Tanpa Tesis) |
|---|---|---|
| Beban Tugas Akhir | Tesis 50-100 halaman + sidang | Jurnal ilmiah 15-25 halaman |
| Waktu Penyelesaian | 6-18 bulan setelah perkuliahan | 3-6 bulan setelah perkuliahan |
| Sidang/ Ujian Akhir | Wajib (sidang tertutup/terbuka) | Tidak ada sidang |
| Biaya Tugas Akhir | Biaya bimbingan, sidang, jilid (Rp3-7 juta) | Sudah termasuk dalam SPP |
| Risiko Molor Lulus | Tinggi (revisi berkepanjangan) | Rendah (bimbingan terstruktur) |
| Nilai Akademik | Skripsi Plus (bobot SKS besar) | Jurnal setara, lebih aplikatif |
Dengan sistem tanpa tesis, MHKES UNINUS menjadi pilihan utama bagi profesional yang ingin cepat lulus tanpa mengurangi kualitas akademik.
Mahasiswa memilih isu hukum kesehatan terkini (sengketa medis, asuransi kesehatan, malpraktik, hak pasien, dll) sesuai minat dan pekerjaan. Dosen pembimbing membantu mempersempit topik.
Mahasiswa menulis artikel ilmiah dengan struktur IMRAD (Introduction, Method, Result, Discussion). Panjang sekitar 15-25 halaman. Bimbingan dilakukan secara online via Zoom/LMS.
Artikel disubmit ke jurnal nasional terakreditasi (minimal Sinta 4) atau jurnal internasional ber-ISSN. Proses publikasi difasilitasi oleh program studi.
Setelah artikel diterima (accepted) oleh jurnal, mahasiswa dinyatakan lulus. Tidak ada sidang, tidak ada presentasi di depan penguji.
Catatan: Seluruh proses bimbingan dan publikasi sudah termasuk dalam biaya SPP. Tidak ada biaya tambahan yang memberatkan.
“Saya sempat khawatir program tanpa tesis tidak diakui, ternyata justru lebih dihargai karena saya menghasilkan jurnal terindeks Scopus. Bimbingannya sangat membantu, dan saya lulus hanya dalam 1,5 tahun. Terima kasih MHKES UNINUS!”
— dr. Indah W., M.H.Kes (Alumni 2024)
“Sebagai perawat yang sibuk, tesis adalah momok. Dengan program jurnal, saya bisa menyelesaikan studi tanpa drama sidang. Dosen pembimbing sangat responsif via WhatsApp. Kini saya punya publikasi jurnal dan gelar magister.”
— Ns. Budi S., S.Kep., M.H.Kes (Mahasiswa angkatan 2023)
Jelajahi halaman resmi berikut untuk informasi lebih detail:
Kunjungi juga https://mhkes.uninus-ac.id
💬 Apakah gelar yang didapat sama dengan program magister yang menulis tesis?
Gelar M.H.(Kes) (Magister Hukum Konsentrasi Hukum Kesehatan) tetap diberikan dan diakui secara hukum. Kurikulum sudah disetujui BAN-PT.
💬 Apakah jurnal harus dipublikasikan di jurnal internasional?
Tidak. Minimal jurnal internasional. Program studi akan membantu memfasilitasi.
💬 Bagaimana jika jurnal ditolak?
Mahasiswa mendapat kesempatan revisi dan submit ulang. Dosen pembimbing akan terus mendampingi hingga accepted.
💬 Apakah ada sidang atau presentasi jurnal?
Tidak ada sidang sama sekali. Cukup bukti bahwa artikel telah diterima (accepted) oleh jurnal.
💬 Apakah biaya publikasi jurnal ditanggung?
Biaya publikasi untuk jurnal nasional biasa sudah termasuk dalam SPP. Untuk jurnal internasional berbayar (APC) mungkin ada tambahan opsional.
Raih gelar Magister Hukum Kesehatan dengan cara yang lebih cerdas dan efisien. Program tanpa tesis, tanpa sidang, kuliah online, lulus 3 semester. Batas pendaftaran: 30 Juli 2026.
💬 Live Chat 24 jam: https://mhkes.uninus-ac.id/chat_gateway/ – konsultasi seputar mekanisme jurnal dan pendaftaran.
Tim akademik siap menjawab pertanyaan Anda tentang kebijakan tanpa tesis dan proses bimbingan jurnal.